Showing posts with label Istilah Dalam Forex. Show all posts
Showing posts with label Istilah Dalam Forex. Show all posts

Stop Loss & Limit

Posted by Insomniser 1 comments
Artikel singkat ini akan membantu Anda bagaimana menempatkan "pagar" dalam posisi Anda sehingga resiko yang mungkin terjadi dapat dibatasi sejauh kita mau. Begitu juga dengan profit yang diperoleh dapat kita batasi. Alasan mengapa kita membatasi profit disini adalah karena sifat dari mata uang itu sendiri yang sangat volatile/ berfluktuasi sehingga bisa saja posisi kita yang sekarang mengalami keuntungan berubah menjadi merugi karena nila tukar sudah bergerak berbalik arah dari yang kita inginkan.

Sekarang bayangkan apabila Anda seorang karyawan kantoran dan juga berinvestasi dalam forex trading. Katakanlah Anda bertrading pada malam hari dan di siang harinya Anda harus bekerja dan tidak dapat memantau posisi trading Anda. Bagaimana apabila ketika kita tidak sedang memantau posisi trading kita kemudian harga bergerak berlawanan dengan posisi kita bahkan bergerak berlawanan terlalu jauh. Bisa-bisa terjadi margin call (ditutupnya posisi dalam keadaan merugi karena kurangnya margin jaminan). Tentu saja hal ini sangat tidak kita inginkan.

Itulah sebabnya disediakan fasilitas "pagar" atau batas dalam platform forex trading manapun. Gunanya untuk mencegah keadaan yang tidak terprediksi mempengaruhi portfolio trading kita terlalu jauh. Kedua batas yang dimaksud diistilahkan dengan Stop Loss dan Limit.

Stop merupakan batas kerugian yang bersedia kita tanggung sedangkan Limit merupakan batas target keuntungan yang hendak kita ambil.

Contoh untuk Open Buy :
Buy GBPUSD pada harga 1.6400.
Stop Loss ideal adalah 1.6350. (misal Anda hanya ingin menanggung kerugian 50 poin saja).
Take Profit ideal adalaj 1.6420 - 1.6450 (misal Anda hanya ingin mendapat keuntungan/profit 20 - 50 poin saja).

Contoh untuk Open Sell :
Sell USDJPY di 83.00
Contoh Stop Loss adalah di 83.50 & Take profit 82.50.

Trading Plan

Posted by Insomniser 1 comments
Trading plan adalah rencana anda dalam trading, apa tujuan anda dalam trading, MM, risk ratio, target. Itu yg ada dalam trading plan. 
risk ratio adalah seberapa besar kita siap menerima loss yang akan terjadi...di sini akan digunakan contoh penggunaan 10% dari balance..
menurut Ayahnya DvaDhafin, jika penggunaan 10% dari balance, maka kita harus siap cut loss 20% dari balance. misal kita menggunakan $10 dari balance $100, maka kita harus siap cut loss ketika -$20. maksud penggunaan $10 di sini bukan menggunakan lot 10, tetapi menggunakan perhitungan sebagai berikut :

$100/1000 = 0.1
> $100 = balance
> 1000 = ketahanan pips (bisa kita ubah sesuai keinginan kita)
> 0.1 = lot yg digunakan

perhitungan di atas adalah untuk menghitung ketahanan balance dan pips..

10.000/1000 X 0.1 X 1.2900 = 1.29
> 10.000 = standart lot broker
> 1000 = ketahanan pips
> 0.1 = lot (didapat dari perhitungan lot)
> 1.2900 = harga pair (bisa disesuaikan dengan pair yang Anda gunakan)
> 1.29 = jumlah dana yg dikeluarkan untuk order

perhitungan di atas adalah untuk mengitung lot yang kita gunakan

berdasarkan perhitungan di atas maka kita akan memasang TP 8 pips (karena ketika 8 pips akan profit $10.32 yg berarti 10% dari balance) dan cut loss ketika profit -$20..
itulah yang dimaksud risk ratio dalam trading plan.... :)


mungkin di tulisan ini masih ada salahnya, karena saya masih krang begitu paham jg.. hehehehe
selain itu berdasarkan pengamatan saya, perhitungan tersebut bisa balik modal dalam waktu 10 hari, tetapi floating tidak kuat sampai 100 pips...
kalau saya pribadi menghitung lot yang digunakan menggunakan perhitungan sebagai berikut :

balance / ketahanan pips yg dikehendaki = lot yg digunakan

dari perhitungan tersebut, saya bisa tenang karena ketahanan pips yg dikehendaki disesuaikan dengan mental saya saat akan OP...

Istilah Dalam Forex

Posted by Insomniser 2 comments
Istilah yang pertama adalah yang biasa disebut “pip” Pip adalah satuan yang biasa dipakai dalam menyebutkan nilai suatu kurs atau biasa disebut juga “points”. Contohnya: USD/CHF minggu lalu nilainya 1.4235 dan hari ini naik menjadi 1.4245 itu artinya pair ini mengalami kenaikan sebanyak 10 pips. Nah, mengerti khan..?

Hal lainnya yang perlu kita kenal adalah yang namanya “ leverage”. Ini kurang lebih sama artinya dengan “ margin jaminan” pada saham. Sederhananya adalah apabila kita menanamkan modal Rp.5 Juta maka apabila satuan leverage yang dikenakan adalah 1:100 itu berarti kita diberikan hak oleh pialang untuk membelikan 100 x lebih besar dari dana yang kita miliki. Berarti dengan uang sebesar Rp.5 Juta, kita diberikan dana untuk membeli mata uang asing sebesar Rp.500 Juta rupiah. Nah ini yang dinamakan margin jaminan atau leverage. Setiap pialang memiliki leveragenya sendiri-sendiri. Dalam hal ini, leverage besar berarti kemungkinan untung/rugi menjadi lebih besar. Demikian juga sebaliknya, leverage yang kecil maka besarnya kerugian yang mungkin terjadi menjadi lebih kecil dengan konsekuensi keuntungan juga menjadi lebih kecil nilainya.

Saya sendiri lebih menyukai leverage yang kecil karena dengan demikian resiko kerugian lebih kecil. Apabila saya meyakini suatu transaksi akan menguintungkan, maka saya dapat membesarkan jumlah lot yang akan saya transaksikan.

Lalu berikutnya adalah “ contract size”. Ini merupakan besarnya faktor pengali dalam perhitungan profit dan loss. Nilainya sudah fix dan ditetapkan oleh pemerintah yaitu 10.000 (sepuluh ribu).

Hal berikutnya adalah “lot” Lot adalah satuan kontrak pada setiap transaksinya. Jadi apabila saya bertransaksi, misalnya membeli (buy) USD terhadap CHF maka nilai satuannya dalam lot. Lagi-lagi tiap pialang memiliki aturannya sendiri dalam menetapkan lot, bergantung pada pip dan levererage mereka. Pada AsiaFXOnline, satu lot transaksi nilainya adalah Rp.1 Juta.

Ya, itulah beberapa istilah sederhana yang perlu Anda pahami, kembali kami ingatkan apabila Anda menemui istilah yang tidak Anda mengerti, silakan buka link Kamus Istilah Forex yang berisi Kamus Lengkap tentang istilah-istilah yang sering dipakai dalam Forex Trading

Trailing Stop

Posted by Insomniser 1 comments
Trailing Stop yaitu suatu fasilitas yang dimana berguna untuk melindungi profit anda dari kerugian dengan cara menaikkan stop-lossnya setahap demi setahap secara otomatis.

Zig Zag

Posted by Insomniser 0 comments
Zig Zag adalah sebuah perangkat analisa teknikal untuk mengetahui trend sekaligus support-ressisten harga.

Support

Posted by Insomniser 0 comments
Support adalah batas harga bawah yang merupakan pasangan dari resistance (atas), contohnya saat ini (tahun 2010) nilai tukar dollar memiliki batas harga bawah (support) 8.500 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar turun menembus harga 8.500 rupiah maka ada kemungkinan akan turun terus menjauhi 8500 tapi selama belum menyentuh 8500 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di atas 8500 (support) dan di bawah 10.000.(resistance)

Resistance

Posted by Insomniser 0 comments
Resistance adalah batas harga atas yang merupakan harga psikologis, contohnya saat ini (tahun 2010) nilai tukar dollar adalah 9000 dan memiliki batas harga atas (resistance) 10.000 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar menembus harga 10.000 rupiah maka ada kemungkinan akan naik terus menjauhi 10.000 tapi selama belum menyentuh 10.000 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di bawah 10.000.

Analisa Fundamental

Posted by Insomniser 0 comments
Analisa Fundamental adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk memprediksi pergerakan harga berdasar berita-berita Fundamental. Berita Fundamental disini berupa berita ekonomi, poltik, dan keamanan yang mempengaruhi pergerakan harga.

Analisa Teknikal

Posted by Insomniser 2 comments
Analisa Teknikal adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk mengukur pergerakan harga melalui grafik harga. Hal-hal yang patut diketahui dari analisa teknikal ini adalah trend, kejenuhan, support, ressisten, dan Pivot Point.

Pip

Posted by Insomniser 0 comments
Pip adalah nilai 1 poin naik atau turunnya pergerakan harga. Untuk mini account, nilai 1 poinnya adalah $1, untuk standart account adalah $10.

Floating Loss/Profit dan Realized

Posted by Insomniser 0 comments
Saat Anda mempunyai posisi beli di 9500 dan kemudian harga bergerak turun menjadi 9000, maka jika dihitung perkiraan kerugian Anda adalah 9000-9500 = -500. Namun nilai tersebut masih bisa berubah besok, entah bertambah turun menjadi 8700 atau kembali naik menjadi 9700. Nah, nilai -500 pada saat ini disebut Floating Loss (Rugi), jika nilainya positif, misalnya harga sekarang menjadi 10.000 maka selisihnya 10.000 – 9500 = +1000 disebut Floating Profit. Jika Anda memutuskan untuk menjual / menutup posisi Anda pada saat harga sedang 10.000, maka nilai +1.000 menjadi Realized Profit (bukan lagi Floating/mengambang tapi sudah menjadi Real/Nyata)

Order dan Posisi

Posted by Insomniser 0 comments
Order adalah pesanan untuk membeli atau menjual pada harga tertentu namun jika Order yang disampaikan ternyata ‘match’ atau ‘ada lawannya’, contoh jika Anda order beli pada harga 9500 dan kebetulan ada yang mau jual pada harga yang sama, maka Order menjadi Posisi.  Jadi selama pesanan belum ‘match’ maka namanya tetap order namun sesudah ‘match’ maka sekarang menjadi Posisi. Untuk menjual kembali posisi yang sudah Anda miliki (tutup posisi) maka dapat dilakukan dengan melakukan Order kembali tapi dengan arah berlawaran (jika posisi Buy maka ditutup dengan Sell dan sebaliknya)

Sell

Posted by Insomniser 0 comments
Sell adalah posisi dalam Forex Trading untuk Jual dan dilakukan jika harga diperkirakan akan turun sehingga ketika harga turun Anda dapat menutup posisi Sell anda dengan Buy yang lebih rendah. Singkatnya seperti konsinyasi, kita jual terlebih dahulu dengan harga mahal (pinjam) dan kemudian kita beli kembali ketika harga murah, selisihnya menjadi keuntungan kita.

Buy

Posted by Insomniser 0 comments
Buy adalah posisi dalam Forex Trading untuk Beli dan dilakukan jika harga diperkirakan akan naik. Singkatnya beli saat murah dan jual saat mahal, keuntungan Anda adalah selisih antara harga saat beli dengan saat jual kembali

Leverage

Posted by Insomniser 0 comments
Leverage adalah daya ungkit dalam trading Forex yaitu rasio untuk menentukan berapa margin (uang muka) yang diperlukan dalam melakukan transaksi, dimana rasio tersebut akan dikalikan dengan kontrak size. Contoh: Leverage 1:200 pada kontrak mini account 10.000 maka margin yang digunakan adalah (1/200) x 10.000 = 50 satuan mata uang yang diperdagangkan.

Misal membuka posisi USD/JPY sebesar 1 lot untuk kontrak mini, maka yang dibeli adalah 10.000 USD, margin yang diperlukan adalah sebesar 1/200 x USD 10.000 =  USD 50. Jika bertrading dengan GBP/USD maka margin yang digunakan adalah sebesar 50 Poundsterling. Untuk Standard account, kontrak yang digunakan adalah 100.000 dengan Leverage 1:100, jadi 1 lot USD/JPY = USD 100.000 dan margin yang diperlukan 1/200 x USD 100.000 = USD 1000

Margin

Posted by Insomniser 2 comments
Margin adalah jaminan dalam trading forex, anggaplah seperti Uang Muka pembelian sebuah rumah. Ketika Anda menyerahkan uang muka pembelian rumah sebesar 30 juta rupiah untuk rumah seharga 100 juta rupiah maka kita mendapatkan Kontrak perjanjian jual beli, secara hukum Anda pemilik sah rumah tersebut meskipun hanya memegang kontraknya. Kontrak ini dapat Anda jual pada harga penuh pada orang lain, misalnya menjadi 120 juta. Anda akan mendapatkan keuntungan bersih 20 juta (120 – 100jt). Hal yang sama berlaku dalam forex, yang diperdagangkan adalah kontrak mata uang, misal USD/JPY maka nilai 1 lot kontraknya adalah USD 10.000, untuk mendapatkannya kita cukup mengeluarkan margin (uang muka) sebesar USD 100.  Mengapa USD 100? Ini terkait dengan Leverage yang dibahas di bawah.
Margin disetorkan saat membuka posisi dan kemudian akan dikembalikan saat menutup posisi, sama seperti transaksi jual beli rumah tadi. Anda menyetor uang 30 juta saat membeli kemudian dijual kembali seharga 120 juta, saat Anda menerima uang 120 juta, maka 100juta kita serahkan pada penjual pertama dan penjual mengembalikan uang muka (modal awal) sebesar 30jt dan kita memiliki uang 30 juta dari modal awal dan kelebihan 20 juta.

Lot, Kontrak Mini dan Kontrak Standard / Regular

Posted by Insomniser 1 comments
Jika kita membeli minyak, ukurannya adalah liter, jika gula pasir maka ukurannya adalah kilogram. Untuk forex ukurannya disebut Lot. Berapa  sih besar 1 Lot itu? Jika di dunia Saham 1 Lot = 500 lembar saham, pada Forex 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan, misal 1 Lot USD/JPY = 10.000USD dan 1 Lot GBP/USD = 10.000 GBP. Ukuran 1 Lot = 10.000 disebut Kontrak Mini, mengapa disebut Mini? Karena sebelumnya dalam dunia forex itu 1 Lot = 100.000 mata uang bersangkutan (disebut juga Kontrak Standard/Regular), kemudian karena tingginya minat dalam forex trading maka dibuat kontrak mini dimana 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan

Forex

Posted by Insomniser 0 comments
Forex adalah sebuah investasi yang memperdagangkan mata uang satu dengan mata uang lainnya. Merupakan singkatan dari Foreign Exhange atau pertukaran mata uang asing. Jika pada transaksi di money changer atau bank untuk jual beli antara US Dollar dengan Rupiah, maka disebut transaksi Forex ‘Spot’ (jual beli terjadi ditempat – serah terima terjadi di tempat). Transaksi Forex yang non-Spot adalah transaksi jual beli kontrak mata uang, jadi tidak langsung serah terima barang, hanya kontraknya saja.

Relative Strength Index - RSI

Posted by Insomniser 0 comments
Indikator teknik Relative Strength Index(RSI) adalah harga yang mengikuti oscillator dengan jangkauan dari 0 ke 100. RSI dibuat oleh Wilder, dia merekomenasikan untuk menggunakan RSI 14 hari. Seiring berjalannya waktu, indikator RSI 9 hari dan 25 hari juga semakin banyak yang mengetahui. Salah satu metode paling popular analisa RSI adalah melihat perbedaan dimana harga membentuk ketinggian baru dan RSI turun untuk melewati ketinggian sebelumnya. Perbedaan ini adalah indikasi pembalikkan yang akan segera terjadi. Jika RSI menurun dan jatuh di bawah pergerakan terbarunya, maka itu berarti RSI telah menyelesaikan "failure swing". Failure swing adalah konfirmasi pembalikkan yang akan datang.

Relative Strength Indexes dibedakan:

Tops and bottoms Relative Strength Index biasanya dibentuk diatar 70 dan dibawah 30. Biasanya membentuk Tops dan Bottoms di grafik harga;

Model Grafik Chart RSI sering kali membentuk pola grafik seperti Head and Shoulder atau segitiga yang terlhiat di grafik harga;
Failure swing (Terobosan Support atau Resistance) Ini adalah dimana RSI melewati ketinggian sebelumnya (puncak) atau turun dibawah kerendahan terbaru (melewati);

Level Support dan Resistance Level support dan resistance lebih baik terlihat pada grafik RSI kemudian grafik harga.

Perbedaan Perbedaan terjadi saat harga membuat ketinggian baru (atau kerendahan) namun tidak dipastikan oleh grafik RSI. Harga biasanya benar dan bergerak dalam arah RSI.


Kalkulasi

RSI = 100-(100/(1+U/D))
Dimana:
U - adalah jumlah rata-rata perubahan harga positif;
D - adalah rata-rata perubahan harga negatif.Indikator teknik Relative Strength Index(RSI) adalah harga yang mengikuti oscillator dengan jangkauan dari 0 ke 100. RSI dibuat oleh Wilder, dia merekomenasikan untuk menggunakan RSI 14 hari. Seiring berjalannya waktu, indikator RSI 9 hari dan 25 hari juga semakin banyak yang mengetahui. Salah satu metode paling popular analisa RSI adalah melihat perbedaan dimana harga membentuk ketinggian baru dan RSI turun untuk melewati ketinggian sebelumnya. Perbedaan ini adalah indikasi pembalikkan yang akan segera terjadi. Jika RSI menurun dan jatuh di bawah pergerakan terbarunya, maka itu berarti RSI telah menyelesaikan "failure swing". Failure swing adalah konfirmasi pembalikkan yang akan datang.

Relative Strength Indexes dibedakan:

Tops and bottoms Relative Strength Index biasanya dibentuk diatar 70 dan dibawah 30. Biasanya membentuk Tops dan Bottoms di grafik harga;

Model Grafik Chart RSI sering kali membentuk pola grafik seperti Head and Shoulder atau segitiga yang terlhiat di grafik harga;
Failure swing (Terobosan Support atau Resistance) Ini adalah dimana RSI melewati ketinggian sebelumnya (puncak) atau turun dibawah kerendahan terbaru (melewati);

Level Support dan Resistance Level support dan resistance lebih baik terlihat pada grafik RSI kemudian grafik harga.

Perbedaan Perbedaan terjadi saat harga membuat ketinggian baru (atau kerendahan) namun tidak dipastikan oleh grafik RSI. Harga biasanya benar dan bergerak dalam arah RSI.

Kalkulasi

RSI = 100-(100/(1+U/D))
Dimana:
U - adalah jumlah rata-rata perubahan harga positif;
D - adalah rata-rata perubahan harga negatif.

SPR (Support Pivot Resistance)

Posted by Insomniser 0 comments
Support adalaha level harga, dimana lebih banyak buyer daripada seller.

Resistance adalah level harga, dimana lebih banyak seller daripada buyer.

Pivot point berarti titik atau batas dimana suatu pergerakan harga akan berbalik arah. Dalam forex, pivot point adalah level dimana sentimen pasar berubah dari 'bullish' (naik) menjadi 'bearish' (turun) atau sebaliknya. Pivot point bersifat seperti support atau resistance, harga yang bergerak mendekati titik ini akan mendapat perlawanan dan akan berbalik arah. Tetapi jika harga berhasil menembus dan bergerak melewati titik ini, pergerakan itu akan berlanjut terus hingga mencapai Support/Resistance berikutnya.



ada catatan penting untuk titik ini setiap kali harga mencoba menembus titik2 ini akan memantul,
kita bisa juga mengambil 5-20 pips dari pantulan harga ini.
tapi perlu di ingat juga kuat tidaknya titik SPR ini tergantung berapa kali harga mencoba menembusnya, apabila sudah berkali2 akan mudah juga dilewati :D